calendar_todayKamis, 24 Oktober 2024 • 09:42 WIB
public|
feedUI Hub
Ekonomi & KebijakanLIPUTAN UTAMA

Transformasi Kebijakan Ekonomi Nasional 2025: Dorong Transisi Energi dan Daya Beli

Pemerintah meresmikan paket stimulus fiskal terpadu senilai Rp184 triliun yang menargetkan penguatan manufaktur hijau, relaksasi pajak daya beli kelas menengah, dan percepatan jaringan ketenagalistrikan terbarukan antarpulau.

Hendrawan Suhartono
Hendrawan Suhartono•Desk Ekonomi Makro
schedule4 mnt baca
|
Sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta membahas stimulus fiskal 2025Sidang Kabinet Paripurna Istana Negara
Sidang Kabinet Paripurna Istana Negara menetapkan prioritas pemulihan industri hilirisasi dan perlindungan kelas menengah.Foto: Biro Pers Media Istana / Antara

Pemerintah menetapkan langkah berani melalui peluncuran program stimulus fiskal 2025 dengan fokus utama pada akselerasi industrialisasi hijau dan insentif riil bagi kelompok masyarakat pekerja berpenghasilan menengah.

Program ini mencakup subsidi kredit investasi peralatan ramah lingkungan untuk 4.500 pabrik skala menengah serta perluasan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) keluarga satu anak menjadi Rp65 juta per tahun.

Para pengamat industri menyambut positif langkah ini sebagai bantalan krusial agar daya beli tidak tergerus kenaikan tarif komoditas dunia.

Hendrawan Suhartono
Hendrawan Suhartonoverified
Desk Ekonomi Makro

Jurnalis anggota Dewan Pers dengan spesialisasi peliputan investigatif berintegritas dan terverifikasi faktual.

Diskusi Pembaca (2)

Dimoderasi sesuai Pedoman Komunitas
Darmawan Saputra2 jam lalu

Langkah terpadu insentif DHE ini sangat ditunggu industri manufaktur agar beban kurs tidak mendongkrak biaya logistik.

Melati Anggraini3 jam lalu

Semoga stabilitas di bawah Rp15.500 bisa terjaga sampai akhir tahun agar daya beli kelas menengah pulih.